Wisata Sejarah Di Papua Yang Wajib Dikunjungi

Wisata Sejarah Di Papua Yang Wajib Dikunjungi

Concordiachamberofcommerce – Kali ini kabarapik.com akan membahas salah satu jenis wisata yang bisa kita lakukan di Papua. Kali ini kita akan membahas beberapa destinasi wisata sejarah di Papua. Tempat wisata, dari mana kita bisa menjadikan liburan tidak hanya menyenangkan, tapi juga bisa menjadi tempat belajar dan menambah ilmu. Ada beberapa situs yang bisa kita kunjungi, seperti

1. Pepper Memorial

Peper Papua Memorial memang sebuah kawasan yang bisa dikatakan memiliki banyak sekali sejarah penting. Maka tidak heran jika banyak sekali tempat wisata bersejarah di Papua yang bisa kita kunjungi. Masing-masing situs ini akan memiliki cerita dan nilai sejarah yang sangat penting. Salah satu tempat yang sangat penting adalah tugu Peper. Tugu ini unik. Pasalnya, tugu tersebut terletak di dua kota, Jayapura dan Merauke. Pembangunan tugu di dua kota tersebut bukan tanpa alasan, hal itu berkaitan erat dengan sejarah yang sangat penting. Sejarah singkat monumen ini berfungsi untuk memperingati masuknya Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pada tahun 1962, PBB dengan tegas menyerahkan Papua kepada Indonesia, terbukti dengan ditandatanganinya New York Agreement antara Indonesia dan Belanda.

Namun kesepakatan ini akan memberikan kebebasan kepada rakyat Papua untuk memilih apakah akan bergabung dengan Republik Indonesia atau berdiri sendiri. Pada tahun 1969 akhirnya orang Papua melakukan kegiatan denominasi populer yang berlangsung dari Jayapur sampai Merauk. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui apakah masyarakat Papua ingin bergabung dengan Indonesia. Setelah hasil penelitian menunjukkan bahwa orang Papua ingin terus bergabung dengan Indonesia, maka dibangunlah monumen Peper.

2. Pulau Owi

Pulau Owi Jika kita berbicara tentang keindahan alam wisata di Papua tidak perlu diragukan lagi. Ada banyak tempat di Papua yang terkenal dengan keindahan alamnya. Setiap tempat di Papua memiliki keindahannya masing-masing. Salah satu dari sekian banyak tempat indah di Papua adalah Pulau Owi. Pulau ini mungkin belum banyak dikenal. Bisa dibilang pulau ini merupakan salah satu surga tersembunyi di Papua. Selain itu, mereka memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan. Pulau ini sendiri juga memiliki tempat wisata sejarah yang cukup penting di Papua. Situs tersebut berupa landasan pacu untuk pesawat terbang, yang kini ditinggalkan. Landasan pacu ini dibangun oleh pasukan Sekutu untuk mengalahkan pasukan Jepang di Pasifik dan Asia Tenggara.

Pasukan Sekutu telah mengubah wilayah pulau ini menjadi pangkalan udara strategis. Banyak serangan udara di titik-titik penting tentara Jepang dilancarkan dari daerah ini. Sekarang, bagaimanapun, dapat dikatakan bahwa tempat ini terbengkalai. Mungkin kita hanya akan melihat sisa-sisa perang di area ini. Dapat dikatakan cukup disesalkan, dengan nilai sejarah dan potensi wisata alam yang sangat tinggi, kawasan pulau ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi.

3. Pulau Mansinam

Pulau Mansinam Mungkin belum banyak orang yang mengetahui atau pernah mendengar yang namanya Pulau Mansinam. Meski demikian, pulau ini merupakan salah satu pulau penting di wilayah Papua. Selain menjadi destinasi wisata bersejarah di Papua, pulau ini juga menjadi destinasi wisata religi penting di Papua. Karena melalui pulau inilah telah terjadi perkembangan yang hebat di wilayah Papua. Pulau Mansinam sendiri terkait erat dengan Otto dan Geissler. Dua warga negara Jerman yang datang ke Papua itu berniat menyebarkan Alkitab di antara masyarakat Pulau Mansinam. Mereka menyebarkan isi Alkitab pada saat yang sama dengan mengajarkan berbagai keterampilan di komunitas mansinam. Beberapa keterampilan yang mereka ajarkan antara lain kemampuan membangun rumah, kemudian membaca, menulis, menenun. Kemampuan ini perlahan mulai menyebar ke seluruh darah Papua. Oleh karena itu tidak mengherankan jika banyak orang Papua datang ke pulau ini setiap tanggal 5 Februari. mereka datang ke pulau ini untuk memperingati kedatangan Otto dan Geissler. Bahkan bisa dikatakan kegiatan tersebut hampir seperti festival yang meriah. Letak Pulau Mansinam sendiri tidak terlalu jauh, hanya sekitar 6 kilometer dari Manokwari.